Pelita Ilmu

Ilmu Adalah Cahaya Kehidupan

19 Mei 2012

Kecantikan Haqiqi Seorang Wanita

posted by hendriyana jatnika

Kecantikan adalah impian para wanita,
Mereka berdandan, berhias, menunjukkan perhiasan dan kemolekan tubuh
Hanya untuk mendapatkan gelar ratu kecantikan
Tidakkah mereka mengetahui kecantikan yang hakiki?
Inilah nasehat orang tua kepada puterinya
Akan makna kecantikan yang hakiki

*
Kecantikan jiwa lebih tinggi nilainya
Wahai puteriku, jika engkau menginginkan kecantikan menghiasi tubuh dan akalmu
Tinggalkanlah kebiasaan bertabarruj (bersolek), karena kecantikan jiwa itu lebih tinggi dan lebih mulia
(Hal ini sebagaimana) bunga buatan yang dibuat oleh para penghiasnya, namun bunga yang berada di taman tidak ada yang menyaingi keindahan dan bentuknya
Wahai putriku jadilah engkau seperti matahari yang menyinari manusia, baik yang mulia maupun yang hina

*
Rasa malu dan sikap lemah lembut adalah perangai terpuji
Jadikanlah rasa malu sebagai perangaimu
Karena rasa malu lebih utama dalam diri seorang wanita
Tidak ada kebahagiaan sedikitpun pada seorang gadis jika rasa malu sudah lenyap darinya
Dan jika engkau melihat seorang yang tertimpa kesusahan
Ulurkanlah kepadanya bantuan dan iringilah dengan cucuran air mata kebaikan
Karena air mata yang keluar dari rasa kebaikan lebih indah dalam pipi dan lebih cantik dan lebih tinggi nilainya dari permata

(Sumber : Mujahidah Sunnah, Dialihbahasakan oleh Abu Hasan Arif dari kitab al-Adwa fil Lughatil Arabiyyah (Adz-Dzakhiirah Al-Islamiyyah Edisi 25 hal. 51) )



19 Mei 2012

KETIKA HATI MUSLIMAH ITU TERLUKA

posted by hendriyana jatnika

Ketika hati seorang muslimah terluka, ia akan menghapus air matanya dengan imannya..
Ketika hati seorang muslimah terluka,
ia akan menguatkan hatinya dengan ilmunya
Ketika hati seorang muslimah terluka,
hati-harinya akan ia penuhi dengan semangat perubahan lebih baik pada dirinya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
ia menari dalam doa permohonan ampunnya terhadap Rabbnya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
wajah kusutnya tetap terlihat indah bagi dunia

Ketika hati seorang muslimah terluka,
bibir merahnya menyimpulkan senyuman untuk hidupnya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
matanya basah oleh lembutnya hatinya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
dunia nya terasa akan berlanjut dan ia harus tegar

Ketika hati seorang muslimah terluka,
jiwa lembutnya sampaikan ketenangan pada hati kecilnya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
akal dan hatinya hadir untuk menanti kesedarannya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
tangannya ia gunakan seperti kebiasaannya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
tak akan ada perubahan dalam dirinya oleh hal-hal yang tidak berguna

Ketika hati seorang muslimah terluka,
ia gunakan kesedarannya tuk menjaga perasaan orang sekitarnya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
air matanya dijadikan doa untuk keselamatan orang yang melukainya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
jari-jemarinya bergerak untuk tetap menolong orang lain tanpa beban di hatinya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
hidupnya tetap menjadi kebahagiaan bagi orang disekelilingnya.

Ketika hati seorang muslimah terluka,
dia tetap meneruskan liku2 hidupnya.

Ketika hati seorang muslimah terluka,
kepercayaan dirinya tetap tak akan pudar..

Ketika hati seorang muslimah terluka, ia dan dirinya tetap menjadi MUSLIMAH…

Tabahkanlah HATIMU duhai MUSLIMAH disaat dirimu TERLUKA..Anggaplah ujian ini sebagai ANUGERAH TERINDAH darinya..kerana Dia ingin senantiasa dekat dengan dirimu..InsyaAllah,Allah senantiasa bersama2 denganmu.

19 Mei 2012

MAHABBAH CINTA

posted by hendriyana jatnika

Duhai kamu yang tercipta dari tulang rusukku….
Di belahan Bumi manapun kamu berada. Bagiku kau bunga, tak mampu aku samakanmu dengan bunga terindah sekalipun. Bagiku manusia adalah makhluk yang terindah, tersempurna, dan tertinggi.

Bagiku dirimu salah satu dari semua itu. Jangan pernah biarkan aku menatapmu penuh, karena ia akan membuatkanku mengingatmu. Berarti memenuhkan kepalaku dengan menginginkanmu.
Berimbas pada tersusunnya gambarmu dalam tiap dinding khayalku. Membuatku inginkanmu sepenuh hati, seluruh jiwa, sesemangat mentari…
Kasihanilah dirimu jika harus hadir dalam khayalku yang masih penuh Lumpur. Karena sesungguhnya dirimu terlalu suci.

Berdua menghabiskan waktu denganmu bagaikan mimpi tidak berhujung. Ada ingin tetapi tiada henti. Menyentuhmu merupakan ingin diri, meski ujung penutupmu pun tak berani kusentuh. Jangan pernah kalah dengan mimpi dan inginku karena sucimu kau pertaruhkan.

Mungkin kau tak peduli. Tetapi kau hanya menjadi wanita biasa di hadapanku bila kau kalah. Dan tidak lebih dari wanita biasa. Jangan pernah kau tatapku penuh. Bahkan tak perlu kau lirikkan matamu untuk melihatku. Bukan karena aku terlalu indah, tapi karea aku seorang yang masih kotor.

Aku biasa memakai topeng keindahan pada wajah burukku, mengenakan pakaian sutera emas. Meniru gaya para ustadz, meskipun hatiku lebih kotor dari lumpur. Kau memang suci, tapi masih sangat mungkin kau tergugat.
Karena kau hanya manusia – hanya wanita. Berilah sepenuh diri kepada lelaki suci yang dengan sepenuh hati membawamu ke hadapan Tuhanmu.

Tunggulah lelaki itu menjemputmu, dalam rangkaian khitbah dan akad yang indah. Atau kejarlah sang lelaki suci itu, karena itu adalah hakmu, seperti dicontohkan oleh Khadijah. Janganlah ada ragu, janganlah ada malu, semua telah terukir di dalam kitab suci.

Bariskan harapanmu pada istikharah sepenuh hati ikhlas. Relakan Allah pilihkan lelaki suci untukmu,
mungkin sekarang atau nanti, bahkan mungkin tiada sampai kau mati….
Mungkin itu berarti dirimu terlalu suci untuk semua lelaki di dunia fana saat ini. Mungkin lelaki suci itu menanti di istana kekalmu, yang kau bangun dengan segala kekhusyukkan tangis doamu. Pilihan Allah tidak selalu seindah inginmu, tapi itu pilihan-Nya.

Tiada yang lebih baik dari pilihan Allah. Mungkin kebaikan itu bukan pada lelaki yang terpilih itu, melainkan pada jalan yang kau pilih, seperti kisah seorang wanita suci di masa lalu yang meminta ke-Islam-an sebagai mahar pernikahannya.

Atau mungkin kebaikan itu terletak pada keikhlasanmu menerima keputusan Sang Kekasih Tertinggi. Kekasih tempat kita memberi semua cinta dan menerima cinta dalam setiap denyut nadi kita. —

16 Mei 2012

Sekuntum Mawar Surga

posted by hendriyana jatnika




Wanita Shalihah adalah pecinta agama Tuhannya yang di hatinya mengalir rasa cinta.Takut dan harap terus menguasai perjalanan hidupnya ..Dari waktu ke waktu sehingga perjanjian antara nyawa dan jasadnya berakhir..."



Wanita Shalihah adalah yang dimata dan wajahnya terpancar sinar nur Ilahi...Lidahnya basah dengan dzikrullah dan senantiasa muraqabah...Setiap masa ia sibuk memperbaiki diri,di sudut hati kecilnya senantiasa memikirkan kebesaran Ilahi..."



Wanita Shalihah akan menghidupkan kepribadiannya dengan budi pekerti yang luhur dan keimanan yang murni...Fitrah kasih sayangnya tersimpan dalam perasaanya yang halus,sehingga membuahkan kelembutan dan kehalusan perasaan insani...



Jika senantiasa dijaga dengan didikan syari'ah,maka ia akan menghiasi taman surga diakhirat nanti..."



Wanita Shalihah akan menghiasi hidupnya dengan fitrah kebenaran Ilahi...Sebagai hamba Allah,ia senantiasa tunduk dan berserah diri kepada Rabbnya...



Sebagai seorang anak,ia menjadi anak yang shalihah,berbakti kepada orang tuanya...



Sebagai seorang istri,ia dan patuh kepada suaminya...Sebagai seorang ibu,ia mencurahkan kasih sayangnya untuk anak-anaknya...



Kecantikan Wanita Shalihah..bukan terletak pada halusnya wajah..



Kecantikan yang murni terletak pada akhlaknya yang mulia...



Terpancar pada wajahnya yang penuh kasih...Selalu menjaga kehormatan dan kemulianan diri...



Wanita Shalihah ibarat setangkai mawar Surga...



Anggun di balik perisai ketegasan..



Cantik dalam balutan rasa malu...



Berbinar dalam tunduknya pandangan mata



Ia tangguh meskipun lembut...



Ia serahkan jiwa dan raganya untuk mengabdi kepada Rabbnya...



Wanita Shalihah dengan kencantikanmu,kau lebih indah dari Rembulan..



Dengan kerendahan hatimu,kau lebih tinggi dari matahari...



Dengan kelembutanmu,kau lebih halus dari rintik hujan..



Dengan akhlakmu,kau lebih harum dari bunga..



Maka jaga dan pertahankanlah keindahan itu,agar kau terus menjadi sayap kiri para penegak kalimat Allah dibumi..."



Cantiknya wanita shalihah karena kejernihan wajah,wajah yang jernih karena wudhu yang sempurna....



Kecantikan wanita shalihah,karena kesederhanaan lahiriahnya,sederhana dalam penampilannya sehingga tidak mengundang orang lain tergoda..."



Yaa Allah....



Izinkanlah aku menjadi sekuntum bunga yang dihiasi dengan kelopak akhlak yang mulia....



Harum wanginya dengan ilmu agama..



Cantiknya karena iman dan takwa...



Namunkeindahadzahirnya kusimpan rapi,biar menjadi rahasia yang kekal abadi..



Bukan untuk perhatian mata ajnabi,yang menjadi puncak fitrah dihati..."


13 Mei 2012

Untukmu Wanita

posted by hendriyana jatnika

Sabda Rasulullah SAW dalam hadis Riwayat Muslim, 

"Harta yang paling berharga di dunia adalah wanita yang solehah." 

 

Ramai manusia menisbahkan kemulian wanita pada kecantikan semata-mata.

Ada juga yang menisbahkan kemuliaan mereka pada kekayaan, dan tidak kurang juga pada keturunan.

Tetapi ini semua adalah penilaian oleh insan yang buta mata hatinya.

Sesungguhnya kemuliaan semua makhluk Allah SWT adalah terletak pada tahap ketaqwaan kepada Allah SWT.

Wanita adalah makhluk Allah yang amat istimewa. 

Kemuliaan dan keruntuhan sesuatu bangsa terletak di tangan wanita, walaupun mereka diselubungi kelemahan, tapi teriakan mereka mampu merubah segalanya.

Kerana itulah sebagai anak, dia perlu menjadi anak yang solehah.

Manakala sebagai isteri, dia menjadi isteri yang menyenangkan dan menenangkan hati suaminya. 

Sebagai ibu pula, dia akan mendidik anaknya dengan penuh kasih dan sayang.

Firman Allah SWT dalam surah An-Nisa' ayat ke-24 yang bermaksud, 

"Barangsiapa yang mengerjakan amalan yang soleh baik lelaki mahupun wanita sedang ia seorang yang beriman maka mereka itu masuk ke dalam syurga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun."

Dalam Islam wanita amat dihormati dan dihargai peranannya. Sebagaimana eratnya hubungan siang dan malam yang saling melengkapi, begitu juga lelaki dan wanita diciptakan untuk saling melengkapi.

Setiap lelaki dan wanita memiliki tugas-tugas dan kewajipan-kewajipan yang berlainan, sesuai dengan fitrah masing-masing. Namun, matlamat hidup setiap lelaki dan wanita adalah sama, iaitu mencari keredhaan Allah SWT.

Rasulullah SAW telah memerintahkan supaya kaum wanita diperlakukan menurut fitrah ia dijadikan sebagaimana dalam sabdanya yang bermaksud,"Berlaku baiklah terhadap kaum wanita lantaran mereka diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok adalah bagian yang teratas, jika kamu coba untuk meluruskannya kamu akan mematahkannya dan jika kamu membiarkannya ia akan tetap bengkok, maka berlaku baiklah kamu terhadap kaum wanita."( HR Al-Bukhari-Muslim)

 

Nilai wanita bukan terletak pada pakaiannya yang menonjol, berhias diri untuk memperlihatkan kecantikannya, tetapi hakikatnya ialah pada kesopanan, rasa malu dan keterbatasan dalam pergaulan.

Wanita solehah itu adalah wanita yang tegar menjaga maruah serta apa yang lahir dari dirinya, dari hujung rambut hingga hujung kaki, termasuklah wajahnya, suaranya, senyum tawanya, jalannya, tulisannya hatta namanya sekalipun.

 

Wajahnya bukan aurat tetapi ada kalanya ia menjadi aurat

Dalam mazhab syafie ada khilafnya berdasarkan ayat ke-30 dalam surah an-Nur.

Allah melarang wanita beriman menunjukkan perhiasannya, kecuali apa yang telah zahir daripadanya.

Ulama Syafie berpendapat makna "apa yang zahir daripadanya" adalah muka dan tapak tangan, tetapi bagi wajah yang boleh mengundang fitnah, ia tetap menjadi aurat.

Wanita yang khuatir wajahnya boleh melalaikan lelaki yang memandangnya pasti akan menganggapnya sebagai aurat, lalu mengenakan purdah pada wajahnya.

Mungkin berat bagi wanita bergelar remaja untuk mengamalkannya, tapi cukuplah dengan tidak terlalu menonjolkan diri mereka di hadapan ajnabi atau tidak menjadikan wajah mereka sebagai paparan umum seperti friendster, facebook dan lain-lain.

 

Suaranya bukan aurat, tapi ada kalanya ia menjadi aurat.

Wanita yang memahami arti kesolehan tidak akan melembutkan suaranya di hadapan ajnabi kerana memahami perintah Allah SWT.

"Maka janganlah kamu melemah lembutkan suara dalam bebicara sehingga bangkit nafsu orang yang ada penyakit hatinya." (Surah Al-Ahzab, 33)

 

Jadi, bertegaslah apabila berurusan dengan lelaki ajnabi.

Pergaulan yang betul telah Allah ajarkan melalui kisah dua orang puteri Nabi Syuib AS. 

Bagaimana mereka ketika ingin memberi minum haiwan ternakan, mereka dapati ramai pengembala di sumur. Hajat mereka tidak kesampaian.

Nabi Musa AS telah mengambil alih tugas mereka.

Apabila selesai memberi minum haiwan ternakan tersebut, salah seorang daripada puteri tersebut mendatangi Nabi Musa AS dengan keadaan malu untuk menyampaikan pesanan ayahnya menjemput Nabi Musa AS ke rumahnya.

Daripada peristiwa ini, Allah menggambarkan wanita solehah itu adalah wanita yang tidak memdedahkan dirinya kepada pandangan umum.

Apabila ia berurusan dengan lelaki ajnabi, maka ia akan tunduk dan melahirkan rasa malu.

 

Berurusanlah dengan ajnabi tanpa mendatangkan keadaan khalwat (berdua-duaan).

Khalwat paling mudah berlaku dalam hubungan cinta terlarang. Khalwat juga adalah bunga-bunga zina.

Berbual-bual di telefon atau SMS di antara lelaki dan wanita kerana dasar cinta terlarang sehingga menyebabkan nafsu syahwat bergelora juga dikira sebagai khalwat kerana ia berlaku secara berdua-duaan.

Saidina Umar r.a berkata, "Aku lebih rela berjalan di belakang seekor singa daripada berjalan di belakang seorang wanita."

Seorang wanita solehah tidak akan membiarkan lelaki berjalan di belakangnya kerana dia faham seribu satu fitnah boleh timbul daripada keadaan tersebut.

Bagaimana pula keadaan wanita yang tidak melabuhkan jilbabnya apabila lelaki berjalan di belakangnya?

 

Maka, labuhkanlah tudungmu.

Ketahuilah bahawa pada pagi hari perintah berjilbab diwahyukan kepada Rasulullah SAW,seorang sahabiyah yang masih tidak tahu tentang wahyu tersebut telah keluar dari rumahnya tanpa jilbab. Kemudian seseorang telah menegurnya, "Mengapa engkau tidak berjilbab, adakah engkau tidak tahu tentang perintah memakainya?"

Lalu wanita tersebut berhenti melangkah dan menyuruh seseorang mengambil jilbabnya, lalu beliau berkata, "Aku tidak mahu selangkah pun aku berjalan dalam keadaan melanggari perintah Allah SWT." 

Malangnya hari ini apa yang terjadi kepada wanita Islam; bertahun-tahun belajar Islam tetapi masih tiada kekuatan untuk mengamalkannya.

 

Saudariku,

Bangkitlah dari lenamu yang panjang dan tidak berkesudahan.

Sekali kamu terjatuh, jangan biarkan diri kamu jatuh selamanya.

Kamu punya kekuatan untuk bangkit semula, walaupun kita berdosa sebanyak buih yang memutih di lautan.

Yakinlah kasih sayang dan keampunan Allah terlalu luas.

 

Saudariku,

Hidup ini seperti mimpi, seorang pengemis bermimpi menjadi seorang raja, dipuji dan dipuja, segala kemuliaan dan kekayaan tunduk kepadanya, tapi bila dia sedar dari lenanya, dia masih seorang pengemis yang miskin dan tidak punya apa-apa.

Seorang raja yang bermimpi, menjadi seorang pengemis yang miskin dan hodoh, dia dihina dan dikeji di setiap persimpangan yang dilalui, tapi bila raja itu sedar dari lena, dia tetap seorang raja.

Matanglah dalam urusan akhiratmu. Jangan kerana kesenangan dunia yang sementara, kau sanggup menempah sengsara di akhirat selamanya.

Janganlah kerana kasih makhluk yang sementara, kau hilang kasih Allah SWT di akhirat sana. Jika kau hilang kasih Allah SWT, nescaya kau akan hilang segalanya.

 

Saudariku,

Saidatina Aisyah RA pernah berpesan,

"Sebaik-baik wanita adalah yang tidak memandang dan dipandang"

 

Jangan kau berasa bangga dengan kecantikanmu sehingga kau dikejar jutaan lelaki. Itu bukan kemuliaan bagimu.

Jika kau berasa bangga, kau menyamakan dirimu dengan pepasir di pantai, yang boleh dipijak dan dimiliki sesiapa sahaja.

Muliakanlah dirimu dengan taqwa, setanding mutiara Zabarjad, yang hanya mampu dimiliki penghuni syurga.